Kamis, 17 April 2014

LAPORAN PRAKERIN DIAPOTEK RENA BHAKTI BANJAR

KATA PENGANTAR
     Puji Syukur Penulis panjatkan Dan Ke Hadirat Alloh SWT, Alhamdulillah Penulis Bias menyelesaikan Laporan Perubahan Kompetensi Ujian Yang merupakan Hasil Bahasa Dari kegiatan prakerin Yang bertempat di APOTEK RENA BAKTI Kota Banjar.
     Adapun tujuan Pembuatan Laporan Perubahan Suami adalah sebagai salat Satu pemenuhan Tugas Dalam, PENILAIAN Hasil diakui pada saat terhutang praktek di Lapangan.
     Penulis menyadari bahwa Penulisan Laporan Perubahan Suami Masih Jauh Bahasa Dari kesempurnaan, Maka ITU Bahasa Dari Penulis mengharapkan Kritik Dan Saran bahasa Dari * Semua pihak, Dan Penulis ucapkan terima Kasih kepada:
  1. Abdul Tasyakur s.Farm.Apt selaku Kepala Sekolah SMK Kesehatan Bhakti Kencana.
  2. Ibu Astri wulandari, S.si selaku Pembimbing.
  3. Ibu Nurlela, S.Farm., Apt selaku Pembimbing.
  4. Staf-staf pengajar di Sekolah SMK Kesehatan Bhakti Kencana.
  5. Pemilik apotek Yang telah mengijinkan praktek di sana.
  6. Apoteker Yang Bernama Erik Gerfianto, S.Si., Apt Yang membimbing Dan mendukung penyelesaian Laporan Perubahan Suami Artikel Baru BAIK.
  7. Staf-staf Pegawai apotek Yang telah membimbing Dan mendukung penyelesaian Laporan Perubahan Suami Artikel Baru BAIK.
  8. Kedua orangtua Tercinta Yang telah memberi do'a restu Dan mendukung kepada Saya, Atas penyelesaian Laporan Perubahan Suami Artikel Baru BAIK.
  9. Teman-teman prakerin Yang BEKERJA sama Artikel Baru SAYA untuk menyelesaikan Laporan Perubahan Suami Artikel Baru BAIK.

                                                                                    Ciamis, 13 Februari 2011

                                                                                    Penulis


BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang
PADA pewujudan link and match Pendidikan Sistem Ganda (PSG) Dalam, prakteknya. Di laksanakan PADA doa TEMPAT yaitu, di Sekolah Dan di duni sales atau Industri atau apotek. Upaya di laksanakan prakerin adalah untuk meningkatkan Mutu tamatan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Harapan Utama Bahasa Dari praktek diakui pada saat terhutang industri Suami di Samping keahllian profesional juga Siswi Akan memiliki ETOS diakui pada saat terhutang Yang meliputi kemampuan Dalam, BEKERJA, BEKERJA Motivasi, Inisiatif, Kreativitas, Berkualitas Hasil diakui pada saat terhutang, Disiplin PADA waktu, Disiplin Dalam, Lingkungan.
1.2. TUJUAN
Tujuan dilaksanakan prakerin yaitu agar PESERTA didik dapat merealisasikan Ilmu pengetahuan Yang telah diperoleh Bahasa Dari Sekolah PADA kenyataan di Lapangan. Ilmu pengetahuan Dan Yang telah diperoleh Bahasa Dari Sekolah harus Bisa diterapkan di Lapangan sehingga Siswi dapat membandingkan ANTARA cooperative Yang di berikan Sekolah Artikel Baru kenyataan Yang ADA di Lapangan diakui pada saat terhutang.
Adapun kegiatan prakerin nihil bertujan untuk:
  1. Menambah Wawasan Dan pengetahuan tentang obat-obatan Serta Alat Kesehatan Yang ADA di Lapangan diakui pada saat terhutang.
  2. Menambah, meningkatkan, memantapkan, Dan memperluas keterampilan PESERTA didik Yang di daapatkan sebagai untuk masuk dii Dunia Lapangan diakui pada saat terhutang Artikel Baru Serta pengetahuan keterampilan Yang didapatkan di Sekolah.
  3. Memberikan kesempatan kepada PESERTA didik untuk terlibat langsung Artikel Baru Dan menyesuaikan Diri Dalam, Dunia Lapangan diakui pada saat terhutang Yang sesungguhnya.




1.3   MANFAAT
1.3.1         MANFAAT untuk ditempat prakerin
a.        membantu didalam Kepemilikan Modal Kefarmasian supaya pekerjaan lebih CEPAT yaitu:
1.       melayani resep.
2.       menerima fakturnya.
3.       Pelayanan perbekalan Farmasi.
b.       Pelayanan PADA 'masyarakat. barisan aritmetik
1.3.2         MANFAAT untuk Diri Sendiri
1.       mengetahui Obat Dan JENIS-jenisnya.
2.       mengetahui Cara-Cara mensuspensikan Obat sirup Kering.
3.       meracik Artikel Baru BENAR secara prosedur pengajian di apotek.
4.       mengetahui Cara-Cara penggunaan Kefarmasian Alat.
5.       mengetahui Cara-Cara penyampaian Obat kepada pasien, memberikan INFORMASI tentang penggunaan Obat secara edukasi.
1.4   LOKASI DAN WAKTU
PT ANEKA TAMBANG Tbk              : Apotek Rena Bakti
                          Jl.BKR No.50 Cimenyan 1 Tlp. (0265) 741017
                          KOTA BANJAR
Waktu              : 13 Januari - 31 Maret   2011
. 1       Pergeseran Pagi Pukul 07.00 - 12.00, book value Ke apotek Lagi    Pukul 16.30
. 2       Pergeseran sakit Pukul 14,00-21,00
3.       Kecuali aceh sabtu
Pergeseran Pagi 07.15 - 14.00
Pergeseran sakit 14,00-21,00
BAB II
TINJAUAN UMUM
2.1 DEFINISI APOTEK
Apotek adalah merupakan suatu TEMPAT tertentu, di mana dilakukan pekerjaan Kefarmasian Dan penyaluran sediaan Farmasi, perbekalan Kesehatan TOTAL kepada 'masyarakat. Jika merujuk kepada Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor: 1332 / Menkes / SK / X / 2002 tentang Perubahan Atas dalam peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor. 922 / Menkes / Per / X / 1993 tentang Ketentuan Dan Tata Cara Pemberian Izin Apotek, pemerintah melalui Menteri Kesehatan Republik Indonesia telah menetapkan konsekuensi Bahasa Dari Izin Yang telah diberikan pemerintah kepada seorang Apoteker yakni Wajib untuk menjalankan praktik Kefarmasian PADA SAAT jam buka apotek.
2.2 Tugas DAN FUNGSI APOTEK
MENURUT dalam peraturan menteri Kesehatan sebagai nomor 25 Tahun 1980, Tugas Dan fungsi apotek yaitu:
a.        TEMPAT pengabdian Profesi Apoteker Yang telah mengucapkan sumpah Jabatan.
b.       Sarana Farmasi Yang melaksanakan peracikan, pengubahan bentuk, pencampuran Dan penyerahan Obat atau Bahan Obat.
c.        Sarana penyalur perbekalan Farmasi Yang harus menyebarkan Obat Yang di perluukan.
2.3 PERSYARATAN APOTEK
a.        Untuk mendapatkan Izin apotek, Apoteker atau Apoteker Yang BEKERJA sama Artikel Baru pemilik Sarana Yang memenuhi persyaratan harus SIAP Artikel Baru TEMPAT, Perlengkapan termasuk sediaan Farmasi Dan perbekalan TOTAL Yang merupakan milikini Sendiri atau milikini pihak berbaring.
b.       Sarana apotek dapat di dirikaan PADA LOKASI Yang sama Artikel Baru kegiatan Pelayanan Komoditi TOTAL di Luar sediaan Farmasi.
c.        Apotek dapat melakukan kegiatan Pelayanan TOTAL di Luar sediaan Farmasi (Anonim 1993).

2.4 PENGELOLAAN APOTEK
1 Pengelolaan apotek meliputi.:
a.        Pembuatan, pengelolaan, peracikan, pengubahan bentuk, pencampuran, penyimpanan Dan penyerahan Obat Dan Bahan Obat.  
b.       Pengadaan, penyimpanan, penyaluran Dan penyerahan perbekalan Farmasi TOTAL.
c.        Pelayanan INFORMASI mengenai perbekalan Farmasi.
2 Pelayanan INFORMASI Yang di maksud Dalam, pasal 10 Huruf (c) meliputi.:
a.        Pelayanan INFORMASI tentang Obat Dan perbekalan Farmasi TOTAL Yang di berikan BAIK kepada Dokter Dan Tenaga Kesehatan TOTAL maupun kepada 'masyarakat.
b.       pengamatan Dan pelaporan INFORMASI mengenai khasiat, keamanan, Bahaya Dan atau Mutu Obat Dan perbeklan Farmasi TOTAL
3. Pelayanan INFORMASI Yang di maksud Dalam, ayat 1 Wajib di dasarkan PADA        kepentingan 'masyarakat.
4. Apoteker berkewajiban menyediakan, menyimpan Dan menyerahkan perbekalan Farmasi Yang BERMUTU BAIK Dan Yang keabsahannya Terjamin.
5. Obat Dan perbekalan Farmasi TOTAL Yang KARENA suatu Hal regular tidak dapat di gunakan Lagi atau di Larang di gunakan, harus di musnahkan Artikel Baru Cara di bakar atau di Tanam atau Artikel Baru Cara berbaring Yang di tetapkan Direktur Jendral
6. Pemusnahan di maksud Dalam, pasal 12 ayt 2 dilakukan Diposkan oleh Apoteker pengelola apotek atau Apoteker Pengganti di bantu sekurang-kurangnya seorang Karyawan apotek.
7. PADA pemusnahan di maksud ayat 1, Wajib di buat Berita Acara pemusnahan Artikel Baru menggunakan Contoh Formulir Model AP-8.
8. Pemusnahan narkotik Wajib mengikuti ketentuan perundang-Undangan Yang berlaku (anonym 1993).



2,5 PENGGOLONGAN OBAT
Penggolongan Obat tercantum kedalam Permenkes No.949/Menkes/per/2000. Penggolongan Obat ITU terdiri Bahasa Dari:
1.       OBAT BEBAS
Obat Bebas adalah Obat Yang di beli Tanpa resep Dokter. PADA Kemasan di Tandai Artikel Baru Lingkaran hitam, mengelilingi bulatan berwarna Hijau.
Contoh:                                                        
a.        syr Sanadryl
b.       Sanmag syr
c.        Hufagrif
Penandaan:
 




2. OBAT BEBAS TERBATAS
Obat prabayar bebas Terbatas adalah Obat Yang di gunakan untuk Mengobati penyakit Ringan Yang dapat dikenali Diposkan oleh Penderita sendiiri. Obat prabayar bebas Terbatas Obat Keras termasuk dimana PADA terkait masih berlangsung takaran Yang digunakan diberi Batas Dan PADA Kemasan ditandai Artikel Baru Lingkaran hitam mengelilingi bulatan berwarna biru Serta Sesuai Artikel Baru surat Kepmenkes no.6355/Dirjen/SK/69 tanggal 5 November 1975 ADA Tanda peringatan P.no1 Wire color Kawat warna P.no6 Dan harus ditandai Artikel Baru Etiket. Diatur melalui surat Kepmenkes seperti disebutkan, kitd Boleh menggunakan Obat prabayar bebas Terbatas Tanpa resep Dokter Bila memang diperlukan.
Contoh:
a.        asma Obat
b.       Obat anti muntah
c.        komix


Penandaan:



3. OBAT Keras
Obat Keras adalah Obat Yang HANYA Boleh diserahkan Artikel Baru resep Dokter, dimana PADA Kemasan luarnya diberi Tanda bulatan Artikel Baru Lingkaran hitam Artikel Baru ditempatkan dan merah Yang didalamnya terdapat Huruf "K" Yang menyentuh Lingkaran hitam. Disamping Keras golongan Obat, ADA Yang juga harrus menggunakan resep Dokter, yaitu nama kelompok Obat psikotropika, adalah sas / Obat Yang menurunkan aktifitas otak merangsang susunan syaraf Dan Pusat.
Contoh:
a.        Golongan narkotika (amfetamin)
b.       Obat anti depresan
c.        antibiotik Obat
Penandaan:
   K

4. OBAT Wajib APOTEK (OWA)
Obat Wajib apotek adalah Obat Keras Yang dapat diberikan kepada pasien Tanpa resep Dokter, TAPI harus sepengetahuan Artikel Baru Dokter.
Contoh:
a.        Clyndamycin cream
b.       Na diklofenak

5. OBAT Generik
            Obat Generik adalah Obat Yang distributes dipasaran umumnya berdasarkan Atas Nama Dagang Yang dipakai Diposkan oleh masing-masing produknya, Maka daftar harga Obat Artikel Baru Nama Dagang umumnya lebih mahal. Kebijakan Obat generik adalah salat Satu kebijakan untuk mengendalikan daftar harga Obat, dimana Obat di pasatkan Artikel Baru Nama Bahan aktifnya.
Contoh:
a.        Acyclovir
b.       Ranitidin
c.        Chlopomazin (CPZ)
d.       Isoniazid (INH)
Penandaan:

6. OBAT GOL. NARKOTIKA
 MENURUT UU RI no.35/2009 Obat golongan narkotika adalah sas / Obat Yang berasal bahasa Dari Tanaman atau Bukan Tanaman sintetis maupun semisintetis Yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi Wire color Kawat warna menghilangkan rasa Nyeri, Dan dapat menimbulkan ketergantungan.
            Narkotika dibagi III golongan, yaitu:
a)       Gol.1          : Narkotika Yang HANYA dapat digunakan untuk tujuan pengembangan Ilmu pengetahuan, Dan regular tidak digunakan terapi.
b)       Gol 2          : Narkotika Yang berkhasiat PENGOBATAN, sebagai pilihan terakhir dapat digunakan digunakan   Dalam,   terapi, Dan untuk tujuan Ilmu pengetahuan Serta mempunyai Potensi Tinggi mengakibatkan ketergantungan.
c)       Gol 3         : ketergantungan Mengakibatkan.

Contoh:
Gol 1: heroin, kokain, ganja
Gol 2: Morfin, petidin, tebakon
Gol 3: kodein etilmorfina
Penandaan:



7. OBAT psikotropika
            MENURUT UU no.5/1997, psikotropika adalah sas / Obat BAIK Alamiah maupun sintesis Bukan narkotik, Yang berkhasiat psikoaktif melalui penggaruh selektif PADA susunan syaraf Pusat Yang menyebabkan perubahan Khas PADA aktifitas jiwa Dan perilaku.
            Psikotropika dibagi 4 golongan:
a)       Gol 1: psikotropika Yang HANYA apat digunakan untuk tujuan Ilmu pengetahuan Dan regular tidak terapi Dalam, digunakan.
b)       Gol 2: psikotropika Yang berkhasiat PENGOBATAN Dan dapat digunakan terapi atau tujuan Ilmu pengetahuan Serta mempunyai Potensi Tanggal Gabung mengakibatkan ketergantungan.
c)       Gol 3: psikotropika Yang brkhasiat PENGOBATAN Yang BANYAK terapi Dalam, digunakan atau untuk tujuan Ilmu pengetahuan Serta mempunyai Potensi Tanggal Gabung mengakibatkan ketergantungan.
d)      Gol 4: psikotropika Yang bekhasiat PENGOBATAN Dan Ulasan Sangat lus terapi Dalam, digunakan atau untuk tujuan Ilmu pengetahuan Serta mempunyai Potensi Ringan mengakibatkan ketergantungan.
Contoh:
            Gol 1: ekstasi, mescaline
            Gol 2: amfetamin, metamfetamina
            Gol 3: Phenobarbital, siklobarbital, amobarbital
            Gol 4: diazepam, nitrazepam, klobazam
Penandaan:
   K






















BAB III
SEJARAH APOTEK RENA BAKTI


            Apotek Bakti Rena berdiri di Jalan Cimenyan No.50 Kota Banjar. Apotek Suami MULAI beroprasi sekitar Overdue Tahun 1986 Artikel Baru Nama Apotek Patroman. Apotek Rena Bakti diambil bahasa Dari bahasa Bali Yang berarti Rena adalah Ibu, sedangkan Bakti adalah berbakti, jadi Rena Bakti adalah Ibu Yang berbakti.
              Apotek Rena Bakti terdiri Bahasa Dari H. Ujud Tadjudin Achmad sebagai PSA (Pemilik Sarana Apotek), Erik Gerfianto S. Si., Apt sebagai APA (Apoteker Pengelola Apotek), Agi Renaldi SE sebagai Kepala Administrasi, Asep Cepy Bundaya, Amd., Far sebagai Asisten Apoteker, Yeyet sebagai Bendahara, Ani sebagai Pengelola Gudang Obat Dan Barang Bebas, Amin sebagai juru Racik.
            Apotek Rena Bakti terdiri Bahasa Dari TEMPAT praktek Dokter Dan Rumah Bersalin, yaitu:
a.     Praktek Dokter penyakit Dalam, (internist) yaitu Dr Julian Karundeng Sp. PD
b.     Praktek Dokter Ahli kandungan   yaitu Dr Djadja Sp. OG, Yang BEKERJA sama Artikel Baru Hj. Bidan Tati sebagai pemilik Sarana Rumah bersalin Rena Bakti.
              Apotek Bakti Rena juga telah memiliki laboratorium penunjang Yang dibutuhkan sebagai parameter PENGOBATAN BAIK Yang dibutuhkan untuk penunjang diagnosa pasien.
              Apotek Bakti Rena telah mengalami pergantian SISTEM Dan Manajemen semenjak sekitar Overdue Tahun 1986 hingga Tahun 2010 tercatat beberapa Apoteker, Asisten Apoteker, Tenaga Administrasi, Dan Tenaga-Tenaga Yang TOTAL.
Dimulai Bahasa Dari Apoteker adalah sebagai berikut:
1.        Kusmayanti
2.        Fatmah
3.        Bahron
4.       Ikal
5.       Dede
6.       Hilda
7.       Rosika Dewi
8.       Erik Gerfianto Yang menjabat Bahasa Dari sekitar Tahun 2006 Wire color Kawat warna Artikel Baru sekarang.
Begitu pula Artikel Baru Asisten Apoteker yaitu sebagai berikut:
·                  Syariah
·                  Dewi
·                  Widha
·                  Asep Cepy Bundaya Yang menjabat hingga sekarang.
Dan Tenaga-Tenaga TOTAL Yang regular tidak Bisa disebutkan Satu per Satu.   
Apotek Rena Bakti Wire color Kawat warna sekarang telah mengalami beberapa perubahan-perubahan Yang didasari PADA kemajuan Zaman Bahasa Dari MULAI perubahan Bangunan Yang meliputi TEMPAT praktek Dokter, Laboratorium Dan Apotek Bakti Rena telah dimodifikasi Artikel Baru tampilan-tampilan Yang baru Negara. PADA Less Tahun 2010 kepemilikan Apotek Rena Bakti mengalami perubahan kepemilikan Yang secara langsung telah dipindah tangankan kepada Tanti Oktriani S. Pertanian., Apt Dan Agi Renaldi SE sebagai Pemilik Sarana Apotek (PSA).
3.1 Visi Dan Misi Apotek Rena Bakti
a.        Visi
Unit Bisnis Pelayanan Kesehatan Menjadi Yang meliputi Pelayanan Medis Dan Farmasi secara profesional berlandaskan etika value per share.
b.       Misi
Memberikan Pelayanan Kesehatan Dan Farmasi secara profesional .






3.2 Struktur Organisasi Tata Letak Apotek Rena Bakti
Struktur organisasi adalah Struktur Yang menggambarkan fungsi-fungsi Yang terdapat Dalam, suatu organisasi, seorang pengelola apotek harus memprediksi Dan Tugas wewenang Dan tanggung Jawab sehingga apotek dapat beroperasional Sesuai Rencana.
 
















Ket:
                        : Gari Komando          
                        : Gari koordinasi
Gambar 1.1 Struktur Apotek Rena Bakti



3.3 Tata Letak Apotek Rena Bakti
            Apotek Bakti Rena berada di Jl. Cimenyan I / BKR No 50 Bamjar Telp. (0265) 741017. Selain Apotek, di Apotek Bakti Rena juga terdapat TEMPAT untuk praktek Dokter Dan Rumah Bersalin (RB), praktek Dokter Spesialis penyakit Dalam, Dokter Artikel Baru Yang Bernama Dr Julin Karundeng Serta Rumah Bersalin Yang di pegang Diposkan oleh seorang bidan Yang Bernama Bidan Yusi.
3.5 Fasilitas Apotek Rena Bakti
Apotek Rena Bakti Memiliki fasilitas ANTARA berbaring:
1)       Memiliki RUANG praktek Dokter kandungan SPESIALIS Dan Kebidanan Serta Dokter SPESIALIS penyakit Dalam,, RUANG tunggu, RUANG peracikan, TEMPAT penyerahan Obat, RUANG Administrasi, RUANG laboratorium untuk pengujian Sederhana, memiliki doa penyimpanan Obat (gudang), TEMPAT Pencucian Alat Dan WC.
2)       Perlengkapan Yang ADA di Bangunan Apotek Rena Bakti yaitu Bangunan Apotek memenuhi syarat-syarat sebagai berikut:
-           Sumber air memenuhi persyaratan Kesehatan
-           Penerangan Yang CUKUP
-           Alat pemadam KEBAKARAN Yang Masih berfungsi
-           Papan Nama Bahasa Dari triplek PADA Bagian tidak   mukaapotek Rena Bakti
-           Atap genteng Bahasa Dari Dan Bahan berbaring Yang regular tidak Siaran dan hiburan bocor
-           Dinding KUAT Dan Tahan air, permukaan rata Dalam, Dan regular tidak mengelupas Siaran dan hiburan Dan Siaran dan hiburan membersihkannya
-           Langit Bahasa Dari Ubin atau semen Bahasa Dari Bahan Yang regular tidak Siaran dan hiburan Rusak
-           Langit-Langit nihil Bahasa Dari Bahan Yang regular tidak Siaran dan hiburan Rusak Dan berwarna Terang
-           Berventilasi, dan program mempunyai sanitasi Yang BAIK




3.6 denah Apotek Rena Bakti
 













Ket:    A: personil Ruang Tunggu
B: personil Ruang Administrasi
C: personil Ruang Racik
D: Gudang

Gambar 1.2 denah Apotek Rena Bakti







BAB IV
PEMBAHASAN DAN Tugas KHUSUS

 4.1 antibiotika
Antibiotika adalah segolongan layering , BAIK Alami maupun sintetik, Yang mempunyai EFEK menekan atau menghentikan suatu alt Proses biokimia di Dalam, biota , khususnya Dalam, alt Proses infeksi Diposkan oleh Bakteri . Penggunaan antibiotika khususnya berkaitan Artikel Baru PENGOBATAN penyakit infeksi, meskipun Dalam, Bioteknologi Dan Rekayasa Genetika juga digunakan sebagai Alat Seleksi terhadap mutan atau transforman . Antibiotika BEKERJA seperti Pestisida Artikel Baru menekan atau memutus mata Rantai Satu Metabolisme, HANYA Saja targetnya adalah Bakteri . Antibiotika berbeda Artikel Baru desinfektan KARENA Cara kerjanya. Desifektan membunuh Kuman Artikel Baru menciptakan Lingkungan Yang regular tidak Wajar * Bagi Kuman untuk Hidup.
Regular tidak seperti perawatan infeksi sebelumnya, Yang menggunakan Racun seperti strychnine , antibiotika dijuluki "Peluru Ajaib": Obat Yang membidik penyakit Tanpa melukai tuannya. Antibiotik regular tidak efektif menangani infeksi akibat virus , jamur , atau nonbakteri TOTAL, Dan terkait masih berlangsung Antibiotik Ulasan Sangat beragam keefektifannya Dalam, Melawan berbagai JENIS Bakteri. Ada antibiotika Yang membidik Bakteri gram yang negatif atau gram positif , pula ADA Yang spektrumnya barisan aritmetik lebih. Keefektifannya juga bergantung PADA LOKASI infeksi Dan kemampuan Antibiotik mencapai LOKASI nihil.
Antibiotika oral (Yang dimakan) Siaran dan hiburan digunakan Bila efektif, Dan antibiotika intravena (melalui infus) digunakan untuk kasus Yang lebih Serius. Antibiotika kadangkala dapat digunakan setempat, seperti tetes mata Dan salep.

4.1.1 Macam-Macam antibiotika

Antibiotika dapat digolongkan berdasarkan sasaran diakui pada saat terhutang layering nihil Dan susunan kimiawinya. Ada Enam nama kelompok antibiotika [1] dilihat Bahasa Dari menargetkan atau sasaran kerjanya (nama Contoh diberikan MENURUT ejaan Inggris KARENA belum * Semua Nama diindonesiakan atau diragukan pengindonesiaannya):

4.1.2 Penggunaan antibiotika

KARENA biasanya antibiotika BEKERJA Ulasan Sangat Spesifik suatu PADA alt Proses, Mutasi Yang mungkin terjadi PADA Bakteri memungkinkan munculnya ketegangan Bakteri Yang 'kebal' terhadap antibiotika. Itulah sebabnya, pemberian antibiotika biasanya diberikan Dalam, keratitis Yang menyebabkan Bakteri segera mati Dan Dalam, Jangka waktu Yang agak Panjang agar Mutasi regular tidak terjadi. Penggunaan antibiotika Yang 'tanggung' HANYA membuka Peluang munculnya tipe Bakteri Yang 'kebal'.
Pemakaian antibiotika di Kepemilikan Modal Pertanian sebagai antibakteri umumnya Terbatas KARENA dianggap mahal, namun Dalam, Bioteknologi pemakaiannya CUKUP barisan aritmetik untuk menyeleksi sel-sel Yang mengandung gen baru Negara. Praktik penggunaan antibiotika inisial dikritik Tajam Diposkan oleh para aktivis Lingkungan KARENA kekhawatiran Akan munculnya hama Yang Tahan antibiotika.
4.1.3 Pengelompokan Antibiotik
Untuk kepentingan Praktis PENGOBATAN , secara Umum, terdapat 11 golongan Antibiotik Yang umumnya dilakukan di Dunia klinis. PEMBAGIAN Suami meliputi:
1. Golongan penisilin
Golongan penisilin pajaknya bakterisidal Dan BEKERJA untuk membunuh Bakteri penyebab penyakit. Adanya asam amino penisilinat nukleus merupakan CIRI Khas antibiotika golongan inisial.
Kelompok Suami Masih dibagi menjadi beberapa JENIS Lagi Yang dihubungkan Artikel Baru tingkat kerusakan terhadap enzim penisilinase maupun kekuatan Spektrum anti Kuman terhadap gram positif maupun negatifnya.
2. Golongan sefalosporin
Mirip Artikel Baru penisilin namun terbagi menjadi Lagi Tiga nama kelompok. Masing-masing adalah Kelompok Yang memucat Aktif terhadap Kuman gram positif namun kurang Aktif terhadap gram yang negatif, (seperti sefalotin, sefaleksin, sefazolin, Serta sefradin); nama kelompok Yang lebih Aktif terhadap gram yang negatif namun kurang Aktif terhadap gram positif (seperti sefaklor Dan sefamandol); Serta nama kelompok memucat Aktif terhadap gram yang negatif (seperti mokasalatam, sefotaksim, Dan sefoksitin)
Amfenikol 3.Golongan
Golongan amfenikol Aktif terhadap Kuman gram yang negatif maupun positif, klamidia, mikoplasma. Salah Satu JENIS Bahasa Dari golongan Antibiotik inisial, yaitu kloramfenikol HANYA digunakan untuk mengatasi infeksi H. influenzae Dan S. typhi KARENA pajaknya toksit terhadap Sumsum Tulang.
4. Golongan tetrasiklin
Golongan Suami meliputi tetrasiklin, metasiklin, minosiklin, demeklosiklin, klortetrasiklin, Dan oksitetrasiklin. Golongan tetrasiklin Masih sering dijadikan rujukan untuk mengatasi infeksi akibat klamidia, Riketsia, mikoplasma meski di Lapangan kerap ditemukan terjadinya kasus resistensi. KARENA ITU pemakaian antibiotika golongan inisial makin dibatasi.
5. Golongan aminoglikosida
Golongan aminoglikosida pajaknya bakterisidal atau membunuh Bakteri . Beberapa JENIS antibiotika Yang masuk Dalam, golongan Suami diantaranya streptomisin, kanamisin, amikasin, gentamisin, neomisin, tobramisin, Dan metilmisin.
6. Golongan makrolida
Golongan Suami sering digunakan sebagai alternatif pilihan selain penisilin. Beberapa Yang masuk JENIS Suami rosaramisin diantaranya adalah, oleandomisin, roksitromisin, spiramisin, josamisin, eritromisin, Dan trioleandomisin.
Salah Satu JENIS Suami, yaitu eritromisin BANYAK digunakan untuk menyembuhkan penyakit legiuner Dan infeksi pneumonia atipik.
7. Golongan linkosamid
Golongan Suami kadang digunakan sebagai pelengkap Dalam, mengatasi Kuman Yang Tahan terhadap penisilin.
8. Golongan polipeptida
Golongan polipeptida dikenal Aktif terhadap Bakteri gram yang negatif seperti pseudomonas. Golongan Suami diantaranya terdiri Bahasa Dari polimiksin, A, B, C, D, E.
9. Golongan antimikobakterium
Sesuai namanya, BANYAK digunakan untuk Melawan Bakteri Mikobakterium. Diantaranya Yang termasuk golongan Dalam, Suami adalah Etambutol, dapson, streptomisin, INH, rifampisin Dan, Yang dikenal untuk menyembuhkan TBC Dan penyakit Lepra.
10. Golongan sulfonamida Dan trimetropim
Golongan inisial digunakan Dalam, bentuk Kombinasi untuk mengatasi Bakteri bronkhitis, prostatitis, salmonelosis, maupun untuk infeksi saluran kencing. Sedangkan penggunaan salat Satu, seperti sulfonamida sering menimbulkan resistensi sehingga MULAI ditinggalkan.
11. Golongan kuinolon
Golongan terakhir inisial merupakan golongan Antibiotik sistetis Yang belakangan MULAI BANYAK digunakan untuk infeksi nosokomial, diantaranya meliputi norfloksasin, ofloksasin, asam nalidiksat, pefloksasin ataupun.




















BAB V
Menipis DAN SARAN

5.1 menipis

5.1.1 TEMPAT Prakerin
Apotek Bakti Rena adalah Apotek Yang memberikan Pelayanan Dan merupakan Apotek swasta Yang bertempat di Jl. Cimenyan No.50 Yang dimiliki Diposkan oleh Bapak H. Ujud Yang sebelumnya Apotek nihil HANYA sebagai Apotek Dokter. Apotek Bakti Rena adalah TEMPAT dilaksanakannya jual beli Obat Artikel Baru menggunakan resep Bahasa Dari Dokter, Bisa juga regular tidak menggunakan resep Dokter. Untuk meningkatkan Mutu Dan memuaskan Piutang apotek Rena Bakti memberikan Pelayanan Yang Rama kepada 'masyarakat.
            Apotek adalah suatu JENIS Bisnis eceran Yang terdiri Bahasa Dari perbekalan Farmasi sebagai Perantara, apotek Dalam, mendistribusikan perbekalan Farmasi Dan Kesehatan perbekalan Bahasa Dari suflier kepada Piutang. Apotek sebagai salat Satu Sarana Pelayanan Kesehatan Yang memiliki peranan Yang Ulasan Sangat Penting Dalam, membantu meningkatkan Kesehatan 'masyarakat. Apotek harus Mampu menjalankan fungsinya Artikel Baru memberikan Pelayanan Kefarmasian Yang BAIK.

5.1.2 Tugas Jalan Pintas
            Antibiotika adalah segolongan layering , BAIK Alami maupun sintetik, Yang mempunyai EFEK menekan atau menghentikan suatu alt Proses biokimia di Dalam, biota , khususnya Dalam, alt Proses infeksi Diposkan oleh Bakteri . Penggunaan antibiotika khususnya berkaitan Artikel Baru PENGOBATAN penyakit infeksi, meskipun Dalam, Bioteknologi Dan Rekayasa Genetika juga digunakan sebagai Alat Seleksi terhadap mutan atau transforman . Antibiotika BEKERJA seperti Pestisida Artikel Baru menekan atau memutus mata Rantai Satu Metabolisme, HANYA Saja targetnya adalah Bakteri . Antibiotika berbeda Artikel Baru desinfektan KARENA Cara kerjanya. Desifektan membunuh Kuman Artikel Baru menciptakan Lingkungan Yang regular tidak Wajar * Bagi Kuman untuk Hidup.



5.2 SARAN
5.2.1 Untuk Sekolah
a.        Disposals TEMPAT PKL.
b.       Pembimbing pengontrolan kepada terkait masih berlangsung TEMPAT Prakerin harus tepat waktu.

5.2.2 Untuk TEMPAT Prakerin
a.        Pelayanan tehadap pasien Perlu diperhatikan supaya mendapatkan Kesan Yang BAIK kepada Piutang.
b.       Meningkatkan Mutu KUALITAS apotek Rena Bakti.


















3.4 denah Apotek Rena Bakti
 













Ket:    A: personil Ruang Tunggu
B: personil Ruang Administrasi
C: personil Ruang Racik
D: Gudang

Gambar 1.2 denah Apotek Rena Bakti










KIP/K dalam kebidanan

·         Komunikasi adalah "suatu proses dalam mana seseorang atau beberapa orang, kelompok, organisasi, dan masyarakat menciptakan, dan menggunakan informasi agar terhubung denganlingkungan dan orang lain. Pada umumnya, komunikasi dilakukan secara lisan atau verbal yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak.Apabila tidak ada bahasa verbal yang dapat dimengerti oleh keduanya, komunikasi masih dapat dilakukan dengan menggunakan gerak-gerik badan, menunjukkan sikap tertentu, misalnya tersenyum, menggelengkan kepala, mengangkat bahu. Cara seperti ini disebut komunikasi dengan bahasa nonverbal.
·         Menurut Onong Uchjana Effendy komunikasi adalah proses penyampaian pesan oleh seseorang kepada orang lain untuk memberitahu, mengubah sikap, pendapat, atau perilaku, baik secara lisan (langsung) ataupun tidak langsung (melalui media).
·         Analisis Pengertian Komunikasi Dan 5 (Lima) Unsur Komunikasi Menurut Harold Lasswell Sat, 10/11/2007 - 6:54pm — Rejals Analisis Definisi Komunikasi Menurut Harold Lasswell
Komunikasi pada dasarnya merupakan suatu proses yang menjelaskan siapa? mengatakan apa? dengan saluran apa? kepada siapa? dengan akibat atau hasil apa? (who? says what? in which channel? to whom? with what effect?). (Lasswell 1960).
Analisis 5 unsur menurut Lasswell (1960):
1. Who? (siapa/sumber). Sumber/komunikator adalah pelaku utama/pihak yang mempunyai kebutuhan untuk berkomunikasi atau yang memulai suatu komunikasi,bisa seorang individu,kelompok,organisasi,maupun suatu negara sebagai komunikator.
2. Says What? (pesan). Apa yang akan disampaikan/dikomunikasikan kepada penerima(komunikan),dari sumber(komunikator)atau isi informasi.Merupakan seperangkat symbol verbal/non verbal yang mewakili perasaan,nilai,gagasan/maksud sumber tadi. Ada 3 komponen pesan yaitu makna,symbol untuk menyampaikan makna,dan bentuk/organisasi pesan.
3. In Which Channel? (saluran/media). Wahana/alat untuk menyampaikan pesan dari komunikator(sumber) kepada komunikan(penerima) baik secara langsung(tatap muka),maupun tidak langsung(melalui media cetak/elektronik dll).
4. To Whom? (untuk siapa/penerima). Orang/kelompok/organisasi/suatu negara yang menerima pesan dari sumber.Disebut tujuan(destination)/pendengar(listener)/khalayak(audience)/komunikan/penafsir/penyandi balik(decoder).
5. With What Effect? (dampak/efek). Dampak/efek yang terjadi pada komunikan(penerima) setelah menerima pesan dari sumber,seperti perubahan sikap,bertambahnya pengetahuan, dll.
·         Unsur unsur komunikasi
Komunikasi antar manusia hanya bisa terjadi, jika ada seseorang yang menyampaikan pesan kepada orang lain tujuan tertentu, artinya komunikasi hanya bisa terjadi kalau didukung oleh adanya sumber, pesan, media, penerima, dan efek . unsur-unsur ini bisa juga disebut komponen atau elemen komunikasi.
1.      Sumber, Semua peristiwa komunikasi akan melinatkan sumber sebagai pembuat atau pengirim ineormasi. Dalam komunikasi antarmanusia, sumber bisa terdiri dari satu orang, tetapi bisa juga dalam bentuk kelompok misalnya partai, organisasi atau lembaga. Sumber sering disebut pengirim, komunikator atau dalam bahasa Inggrisnya disebut source, sender, atau encoder.
2.      Pesan, Pesan yang dimaksud dalam proses komunikasi adalah sesuatu yang disampaikan pengirim kepada penerima. Pesan dapat disampaikan dengan cara tatap muka atau melalui media komunikasi. Isinya bisa berupa ilmu pengetahuan, hiburan, informasi, nasihat atau propaganda. Dalam bahasa inggris pesan biasanya diterjemahkan dengan kata massage, content atau informasi (Hafied Cangara, 2008;22-24).
3.      Media, Media adalah alat sarana yang digunakan untuk menyampaikan pesan dari komunikator kepada khalayak. Ada beberapa pakar psikologi memandang bahwa dalam komunikasi antarmanusia, media yang paling dominan dalam berkomunikasi adalah pancaindra manusia seperti mata dan teliga. Pesan-pesan yang diterima pancaindra selanjutnya diproses dalam pikiran manusia untuk mengontrol dan menentukan sikapnya terhadap sesuatu, sebelum dinyatakan dalam tindakan. Akan tetapi, media yang dimaksud dalam buku ini, ialah media yang digolongan atas empat macam, yakni: Media antarpribadi, untuk hubungan perorang (antarpribadi) media yang tepat digunakan ialah kurir /utusan, surat, dan telpon. Media kelompok, Dalam aktivitasa komunikasi yang melibatkan khlayak lebih dari 15 orang, maka media komunikasi yang banyak digunakan adalah media kelompok, misalnya, rapat, seminar, dan konperensi. Rapat biasanya digunakan untuk membicarakan hal-hal penting yang dihadapi oleh suatu organisasi. Seminar adalah media komunikasi kelompok yang biasa dihadiri 150 orang. Konferensi adalah media komunikasi yang dihadiri oleh anggota dan pengurus dari organisasi tertentu. Ada juga orang dari luar organisasi, tapi biasanya dalam status peninjau. Media publik, kalau khalayak lebih dari 200-an orang, maka media komunikasi yang digunakan biasanya disebut media publik. Misalnya rapat akbar, rapat raksasa dan semacamnya. Media massa, jika khalayak tersebar tanpa diketahui di mana mereka berada, maka biasanya digunakan media massa. Media massa adalah alat yang digunakan dalam penyampaian pesan dari sumber kepada khalayak (penerima) dengan menggunakan alat-alat komunikasi mekanis seperti surat kabar, film, radio, dan televisi (Hafied Cangara, 2008;123-126).
4.      Penerima, Penerima adalah  pihak yang menjadi sasaran pesan yang dikirim oleh sumber.  Penerima bisa terdiri satu orang atau lebih, bisa dalam bentuk kelempok, partai atau negara. Penerima biasa disebut dengan berbagai macam istilah, seperti khalayak, sasaran, komunikan, atau dalam bahasa Inggris disebut audience ataureceiver. Dalam proses komunikasi telah dipahami bahwa keberadaan penerima adalah akibat karena adanya sumber. Tidak adanya penerima jika tidak ada sumber. Penerima adalah elemen penting dalam proses komunikasi, karena dialah yang menjadi sasaran dari komunikasi. Jika suatu pesan tidak diterima oleh penerima, akan menimbulkan berbagai macam masalah yang sering kali menuntut perubahan, apakah pada sumber, pesan, atau saluran.
5.      Pengaruh atau efek, Pengaruh atau efek adalah perbedaan antara apa yang dipikirkan, dirasakan, dan dilakukan oleh penerima sebelum dan sesudah menerima pesan. Pengaruh ini biisa terjadi pada pengetahuan, sikap dan tingkah laku seseorang. Oleh karena itu, pengaruh bisa juga diartikan perubahan atau pengetahuan, sikap, dan tindakan seseorang sebagai akibat penerimaan pesan (Hafied Cangara, 2008;22-27).

·         Komponen
Komponen Komunikan
Seseorang dapat dan akan menerima pesan apabila dalam kondisi sebagai berikut:
1.      Pesan komunikasi benar-benar dimengerti oleh penerima pesan.
2.      Pengambilan keputusan dilakukan secara sadar untuk mencapai tujuan.
3.      Pengambilan keputusan dilakukan secara sadar untuk kepentingan pribadinya.
4.      Mampu menempatkan baik secara mental atau fisik.
Komponen Komunikator
Komunikasi dapat berjalan efektif bila ada kepercayaaan dalam diri komunikator (self credibility) dan kepercayaan kepada komunikator mencerminkan pesan yang diterima komunikan dianggap benar serta sesuai kenyataan dan daya tarik komunikator (source attractiviness).
Komponen Pesan
Pesan dapat berupa nasehat, bimbingan, dorongan, informasi dan lain-lain. Pesan dapat disampaikan lisan maupun non verbal.
Komponen Umpan Balik
Merupakan respon yang diberikan oleh komunikan terhadap pesan yang diterimanya. Umpan balik dapat digunakan untuk mengukur besarnya informasi yang diterima dibandingkan dengan yang diterima.


Sabtu, 29 Maret 2014

teman

ternyata berusaha memaafkan itu memang menyenangkan, itu juga berjalan mulus karena dibantu. bila hati ingin memaafkan tetapi yang akan dimaafkan tidak ikut berpartisipasi malah akan menimbulkan sakit hati lagi. semoga ini berlanjut baik dan membuahkan hasil positif :)

Rabu, 26 Maret 2014

omong-omong

langsung aja yaa. menurut kalian konsisten itu penting dan perlu gak ? apalagi disuatu instansi, kalo yang ngomong gak konsisten itu bisa bikin orang yang bersangkutan sakit hati dan itu bisa berujung ketidakadilan. karena semua itu orang bisa meremehkan derajat yang tidak konsisten meskipun pangkatnya lebih tinggi. perlu diingat ya konsisten dalam segala hal itu penting dan perlu jangan sampai kita gak pegang omongan kita sendiri dan kita juga harus adil terhadap diri kita sendiri dan apalagi orang lain. thanks :)